Ribuan SPPG Ditutup Sementara Buntut Penguatan Tata Kelola Program MBG

Suryamedia.id – Ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan sementara buntut penguatan kontrol tata kelola program makan bergizi gratis (MBG). Selain itu, beberapa dapur MBG juga dikenai surat peringatan 1 dan 2.

Meski demikian, pemerintah menilai bahwa capaian program MBG masih menunjukkan tren positif. Hingga akhir Maret 2026, program ini telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Secara umum, capaian program menunjukkan progres positif, namun distribusi ke pesantren perlu dipercepat. Atas perintah presiden, kita diminta sudah sempurna sebelum akhir tahun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), Sabtu (4/4/2026), dikutip Detik.

“Hingga 30 Maret 2026, pelaksanaan Program MBG telah menjangkau 61.680.043 penerima manfaat di 38 provinsi,” lanjut dia.

Setidaknya, tercatat sebanyak 2.162 SPPG telah diberikan peringatan. Dari jumlah itu, 1.789 dapur di-suspend atau dihentikan sementara, 368 diberikan surat peringatan pertama (SP-1), dan 5 lainnya menerima SP-2.

Nantinya, pemerintah akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyaluran MBG, khususnya bagi kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Pemantauan ketat dilakukan untuk meningkatkan standar gizi agar program lebih optimal.

Baca Juga :   Kenaikan Gaji PNS 2026 Akan Dibahas Mulai 3 Bulan ke Depan

Selain pengawasan SPPG, pemerintah juga bakal mengevaluasi sekolah-sekolah, khususnya untuk mengurangi tingkat food waste. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *