Suryamedia.id – Ada informasi bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun dan cukup untuk membiayai belanja negara selama dua minggu. Terkait kabar tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi.
Ia menjelaskan, informasi tersebut hanya berdasarkan pada perhitungan sebagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di Bank Indonesia. Jumlah SAL sebenarnya masih Rp400 triliun, Rp300 triliun di antaranya disetorkan ke sejumlah bank untuk meningkatkan likuiditas.
“Itu ada yang bilang lagi, saya cuma punya dua minggu. Enggak. SAL saya masih Rp400-an triliun, enggak terganggu,” ujar Purbaya, Jumat (24/4/2026), dikutip CNN Indonesia.
Penempatan saldo tersebut ke beberapa bank merupakan bagian strategi pengelolaan kas pemerintah dengan skema deposito on call yang dapat ditarik sewaktu-waktu. Dengan demikian, anggapan kas negara hanya Rp120 triliun perlu dikoreksi.
“Jadi enggak akurat yang bilang uang pemerintah sisa Rp120 triliun. Kita maintain cash management dengan baik. Rp300 triliun di perbankan itu biar menambah likuiditas aja,” jelasnya.
Lebih lanjut, Purbaya memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini masih aman dan dikelola dengan baik.
“Jadi enggak usah takut dengan APBN pemerintah. Masih cukup dan SAL tersebut bahkan belum tersentuh sama sekali. Jadi kan ini seperti uang naruh di deposito aja kan,” lanjut dia. (*)












