Viral Bukber Mewah Pegawai Dapur MBG di Magelang, Pihak SPPG Beri Penjelasan

Suryamedia.id – Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan acara buka bersama (bukber) mewah para pegawai dapur MBG. Video tersebut jadi sorotan mengingat ramai kritik mengenai kualitas menu MBG yang dinilai tidak layak selama Ramadan.

Menurut informasi beredar, acara bukber tersebut dihelat oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gondangsari, Pakis, Magelang, di sebuah hotel pada Sabtu (21/2/2026).

Menanggapi reaksi warganet, Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Gondangsari, Ahmad Rifky Prayudhi menjelaskan bahwa acara bukber tersebut diselenggarakan sebelum menu MBG Ramadan dibagikan, hingga kemudian mendapat sorotan masyarakat.

“Sejatinya itu yang pertama tadi saya sampaikan waktu itu di tanggal 21. Jadi jauh sebelum menu itu (menu kering puasa) disorot oleh masyarakat. Karena di tanggal 23 Februari itu yang pertama perlu kita ketahui bersama (menu kering),” kata dia, Minggu (1/3/2026), dikutip Detik.

Selain itu, acara bukber di hotel itu didanai oleh mitra dan digelar sebagai apresiasi bagi para pegawainya yang merupakan warga kaki gunung Merbabu. Hal ini mengikuti anjuran BGN agar lebih perhatian terhadap masyarakat hampir miskin-sangat miskin (desil 1-3).

Baca Juga :   Bansos Bertuliskan ‘Bantuan Wapres Gibran’ Jadi Sorotan, Ini Tanggapan Mensos

“Kedua (anjuran BGN), untuk juga memperhatikan masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 3 (sebagai pekerja). Karena para pejuang kita atau kalau di luar mungkin namanya relawan, tapi kalau kami menyebutnya pejuang,” ujar Rifky.

“Pejuang itu warga sekitar di mana notabene di dataran tinggi atau di gunung, secara kategori ada di antara yang 1 sampai 3, maka banyak di antara mereka yang belum pernah merasakan yang namanya makanan hotel,” lanjut dia.

Selain itu, pihaknya mengungkapkan alasan bukber dilakukan di hotel untuk meningkatkan pengetahuan para pegawai SPPG terkait kuliner. Harapannya, pengalaman tersebut bisa diaplikasikan saat bekerja ke depannya.

“Itu (bukber di hotel) juga salah satu cara untuk kita itu mengupdate dan meng-upgrade pejuang kita. Jadi, biar mereka itu tahu snack hotel itu gini lho. Makanan hotel itu ternyata bukan hanya dari rasa, tapi tampilan lho. Yang kita harapkan itu bisa diaplikasikan dalam membuat menu kering di waktu kita running,” ujar Rifky.

“Artinya kan menu kering itu kan susah-susah gampang dalam pengerjaannya, packing, kemudian mengatur menu dan lain sebagainya,” lanjut dia lagi

Baca Juga :   Aplikasi Genduk Manis, Layanan Kependudukan Online

Terkait momen bagi-bagi uang yang menjadi sorotan netizen, Rifky menjelaskan bahwa itu bagian dari game.

“Itu kan hanya kita buat game sebenarnya. Tapi, karena video jadi sehingga seolah-olah kita bagi-bagi uang. Padahal itu kita buat game mana yang bisa menjawab pertanyaan Kemudian mana yang kostum terbaik dan lain sebagainya. Itu saja,” sambungnya.

Sementara, pihaknya mengaku jarang menerima komplain dari penerima manfaat. Pihaknya juga belum mengambil langkah terkait penyebaran video itu di media sosial. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *