PM Israel Tetap Keras Menolak Mengakui Palestina Sebagai Negara

Suryamedia.id – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu tetap bersikeras menolak Palestina sebagai suatu negara. Pihaknya menegaskan hal itu usai mendengar kabar bahwa akan ada pembangunan di wilayah Gaza, Palestina.

Berdasarkan pidatonya dalam konferensi pers, ia mengatakan bahwa fokus utama pemerintah Israel saat ini adalah melucuti senjata Hamas dan demiliterisasi Hamas. Sehingga, bukan untuk menginzinkan pembentukan negara Palestina.

“Sekarang fokus kita menyelesaikan dua misi yang tersisa: melucuti senjata Hamas dan demiliterisasi Gaza dari senjata dan terowongan,” kata dia pada Selasa (27/1), dikutip Times of Israel.

“Saya mendengar kabar saya akan mengizinkan pembentukan negara Palestina di Gaza. Itu tidak akan terjadi,” lanjut dia.

Sebelumnya, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace pada pekan lalu. Piagam BoP ini ditandatangani sejumlah anggota dalam Forum Economic World (FEW) di Davos, Swiss, termasuk Israel dan Indonesia.

Dalam Piagam BoP, negara-negara anggota bisa sukarela membayar iuran sebesar US$1 miliar (sekitar Rp17 triliun) untuk operasional badan. Negara-negara tersebut akan mendapatkan keuntungan, yakni menjadi anggota tetap jika membayar nominal tersebut.

Baca Juga :   Ribuan Penduduk Gaza Menempuh Perjalanan Menuju Gaza bagian Selatan

“Saya rasa Anda semua tahu orang yang berulang kali menghentikan pembentukan Negara Palestina adalah saya, bersama dengan rekan-rekan saya di pemerintahan yang pernah saya pimpin,” tegasnya lagi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *