Layanan BMKG Siap 24 Jam di Tengah Efisiensi Anggaran

Suryamedia.id – Pemangkasan anggaran pemerintah disebut bisa berdampak pada operasional BMKG. Hal ini dikhawatirkan masyarakat mengganggu upaya mitigasi, serta mengurangi akurasi dalam mendeteksi bencana.

Menanggapi hal ini, Dwikorita Karnawati selaku kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa layanan informasi cuaca, iklim, deteksi gempa bumi dan tsunami tetap berjalan 24 jam tanpa gangguan.

“BMKG memastikan layanan informasi cuaca, iklim, serta deteksi gempa bumi dan tsunami tetap berjalan 24 jam tanpa gangguan,” kata Dwikorita dalam unggahan di akun Instagram resmi BMKG.

“Meski ada efisiensi anggaran, komitmen kami untuk menghadirkan informasi cepat, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Dalam unggahan yang sama, pihaknya juga membeberkan upaya efisiensi yang dilakukan demi menjalankan Inpres No 1/2025 terkait efisiensi anggaran. Efisiensi tersebut dilakukan di beberapa bidang, termasuk belanja modal, operasional perkantoran, dan perjalanan dinas.

“BMKG mendukung efisiensi anggaran dan tetap menjamin operasional layanan informasi tidak terganggu. Efisiensi dilakukan di beberapa bidang, antara lain belanja modal, operasional perkantoran, dan perjalanan dinas,” terangnya.

Baca Juga :   20 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci

Pihaknya melakukan penghematan dengan menunda pembelian peralatan baru untuk operasional monitoring cuaca, iklim, gempa bumi, dan tsunami; penghematan listrik dan pendingin ruangan, jaringan komunikasi serta suku cadang peralatan dan mesin; serta memaksimalkan pertemuan daring (dalam jaringan/ online).

“Upaya ini merupakan bentuk komitmen BMKG dalam mendukung program pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah, tanpa mengurangi kualitas layanan informasi kepada masyarakat,” tegas Dwikorita Karnawati. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *