Zulhas Respon Tudingan Polemik di Tesso Nilo Jadi Pemicu Banjir di Sumatera

Suryamedia.id – Heboh informasi di internet dan media sosial mengenai kerusakan Taman Nasional Tesso Nilo disebut sebagai pemicu bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menjelaskan bahwa Tesso Nilo terletak di Provinsi Riau. Menurutnya, keberadaan taman nasional tersebut tidak memiliki kaitan dengan bencana besar di tiga provinsi tersebut.

“Tesso Nilo itu di Provinsi Riau. Sementara ini Provinsi Riau tidak ada bencana apa pun. Tapi bencana itu yang salah Zulkifli Hasan,” ujar Zulhas, Senin (8/12/2025), dikutip CNN Indonesia.

Selain itu, Tesso Nilo saat ini masih berstatus Taman Nasional, pembukaan lahan dalam bentuk apapun sudah dilarang. Sejak ia menjabat sebagai Menteri Kehutanan periode 2009-1014, tidak ada satu pun menteri yang berani mengeluarkan izin pembukaan lahan di Tesso Nilo.

Zulhas juga menyinggung wawancaranya dengan dengan aktor dan aktivis lingkungan asal Amerika Serikat, Harrison Ford, yang mengkritik kerusakan Tesso Nilo. Menurutnya, kawasan tersebut sudah ditempati oleh puluhan ribu masyarakat.

Baca Juga :   Inilah Pedoman Pemberitaan Media Siber yang Perlu Diperhatikan

“Kok Tesso Nilo-nya rusak? Waktu reformasi diserbu, di situ ada 50 ribu masyarakat sekarang. Terus salah Zulkifli Hasan apa di situ?” kata Zulhas.

“Di situ waktu orang Amerika itu (Harrison Ford) datang (bilang), kamu kok enggak tangkap tuh 50 ribu orang. Saya bilang, itu ranah pidana, itu ranah hukum. Cuma kan saya enggak enak kalau ngomong enggak ditangkap karena bukan ranah saya. Masa saya ngomong begitu, kan enggak boleh dong,” lanjut dia.

Sebelumnya, Taman Nasional Tesso Nilo di Riau, habitat Gajah Sumatera, jadi perbincangan hangat di publik, terutama di media sosial. Sayangnya, polemik mulai beredar mulai dari perambahan hutan, wilayah kebun sawit ilegal, desakan ekonomi masyarakat, sampai jaringan mafia lahan di Tesso Nilo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *