2 Guru di Sekolah Rakyat Kabupaten Gowa Mundur, Salah Satunya karena Jarak

 

Suryamedia.id – Dua guru di Sekolah Rakyat Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan mundur. Alasan mundurnya tenaga pendidik tersebut salah satunya karena masalah jarak.

Kepala SRMP 24 Gowa, Anwar menjelaskan bahwa salah satu guru di sekolahnya berasal dari Yogyakarta dan sudah berkeluarga. Menurutnya, jarak yang terlalu jauh dengan keluarga menjadi pertimbangan keputusan mundur tersebut.

“Konfirmasinya dari Yogyakarta, tidak bisa datang karena sudah berkeluarga dan istrinya ASN. Jaraknya terlalu jauh,” katanya, Selasa (5/8/2025), dikutip CNN Indonesia.

Pihaknya mengaku masih menunggu arahan dari Kementerian Sosial untuk mencari guru pengganti, kemungkinan dengan membuka proses seleksi tahap kedua. Sementara itu, saat ini, difokuskan untuk memberdayakan guru yang masih bertahan.

“Kami hanya menunggu proses regulasinya. Sementara ini, kami memberdayakan guru yang ada,” jelasnya.

Anwar menyebutkan, ada 9 orang guru yang aktif dari kebutuhan idealnya sebanyak 12 orang, sementara siswa sekolah rakyat di SRMP tersebut berkisar 150 siswa. Berkurangnya tenaga pendidik di sekolah rakyat membuat beban mengajar semakin berat.

Baca Juga :   Target Sekolah Rakyat Capai 500 Unit Sampai dengan 2029, Tampung 500 Ribu Siswa

“Guru eksisting tinggal sembilan orang, idealnya 12 guru. Kami segera laporkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan mitigasi dan mencari pengganti yang siap menjalankan tugas,” katanya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *