Mitrapost.com – Buku bertajuk “Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Mengamalkan Ajaran Islam” menjadi perbincangan publik. Pasalnya, penulisan buku disebut-sebut turut melibatkan sejumlah ulama hingga tokoh politik terkenal.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan bahwa pihaknya tidak terlibat langsung dalam penulisan artikel yang dimuat dalam buku.
Ia menjelaskan, artikel atas namanya ditulis berdasarkan wawancara oleh tim penyusun buku. Lebih lanjut, ia mengaku tidak pernah melihat naskah tersebut sampai dengan buku itu dicetak dan diterbitkan pada 26 Agustus 2026.
“Saya tidak menulis buku itu. Saya hanya diwawancarai oleh tim penyusunnya. Setelah wawancara selesai, saya tidak pernah melihat transkrip maupun naskah hasil wawancara sampai buku tersebut diterbitkan,” kata Yusril, Senin (7/9/2026), dikutip CNN Indonesia.
Menurutnya, isi buku tersebut sudah sesuai dengan apa yang ia sampaikan dalam wawancara dengan tim penyusun. Yusril bahkan menegaskan bahwa wawancaranya dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
“Saya baru membaca buku itu secara utuh sampai selesai. Apa yang saya sampaikan dalam wawancara tersebut merupakan pandangan saya dan tentu dapat saya pertanggungjawabkan secara akademik,” katanya lagi.
Wawancara tersebut dilakukan sebelum dirinya dilantik sebagai meteri. Yusril menegaskan bahwa posisinya hanya sebagai narasumber, dan tidak memiliki kontribusi dalam pembiayaan penerbitan buku tersebut.
Ia juga mengaku tidak tahu menahu tentang latar belakang pemilihan judul buku tersebut. Menurutnya, judul itu dipilih agar pembahasan di dalamnya bisa lebih dipahami oleh pembaca.
“Posisi saya dalam buku itu jelas sebagai orang yang diwawancarai. Saya bukan sponsor dan bukan pula orang yang menginisiasi penerbitannya,” tegasnya.
“Kalau saya ditanya mengenai judulnya, saya tidak tahu karena memang tidak pernah diajak membicarakannya. Kalau judulnya misalnya ‘Prabowo dan Islam’, menurut saya akan lebih mudah dipahami sebagai pembahasan mengenai hubungan Prabowo dengan Islam,” ujar dia lagi.
Diketahui, artikel atas nama Yusril ditulis di Bagian 1 halaman 2 yang mengulas tema Islam: Perdamaian dan Keadilan. Artikel tersebut kemudian diberi judul “Peduli Kepada Rakyat dan Keadilan”. (*)






