Polisi Selidiki Kematian Pengunjung Mal Usai Keluar dari Rumah Hantu, Wahana Ditutup Sementara

Suryamedia.id – Pihak kepolisian masih selidiki penyebab kematian salah satu pengunjung mal di Tulungagung, Jawa Timur, usai keluar dari wahana rumah hantu. Imbas penyelidikan ini, operasional rumah hantu tersebut harus ditutup sementara.

“Untuk sementara wahana rumah hantu ditutup guna kepentingan penyelidikan. Kami juga masih melakukan klarifikasi terhadap pihak pengelola,” kata Perwira Pengendali Pamapta Polres Tulungagung, Ipda Hendra Endy Purwanto, Sabtu (1/8/2026), dikutip CNN Indonesia.

Menurut informasi, korban berinisial BNW (39), warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Ia masuk ke dalam wahana pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, kemudian berada di dalam sekitar lima menit.

“Korban memasuki wahana sekitar pukul 14.30 WIB. Lima menit kemudian, korban sudah keluar dari area rumah hantu seperti pengunjung lainnya,” terang dia.

Setelah keluar, korban sempat duduk di dekat pintu, kemudian tiba-tiba tak sadarkan diri saat hendak berdiri. Pengunjung dan petugas keamanan di lokasi langsung menghubungi tenaga medis, namun nyawa korban tidak tertolong.

Baca Juga :   Hari Pertama Operasi Lilin, 114 Kecelakaan Terjadi

“Setelah duduk, korban berdiri. Tidak lama kemudian terjatuh,” ucapnya.

Menurut visum luar, ada luka pada pelipis kiri, diduga akibat benturan saat korban terjatuh, serta satu gigi yang patah. Menurut polisi, luka tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kematian.

“Di pelipis sebelah kiri ada luka yang kemungkinan akibat terbentur saat jatuh, kemudian ada satu gigi yang patah,” katanya.

Penyelidikan lebih lanjut terungkap bahwa korban memiliki riwayat penyakit hipertensi. Menurut keterangan keluarga, korban pernah pingsan beberapa kali karena penyakit darah tinggi yang dideritanya, bahkan kerap mengeluh jantung berdebar saat mendengar suara keras.

“Menurut keterangan ibu kandungnya, saat haji korban pernah pingsan cukup lama. Setelah pulang juga kalau mendengar suara keras, misalnya knalpot atau motor digas, sering merasa berdebar,” ungkapnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *