Suryamedia.id – Luky Alfirman kembali menduduki jabatan sebagai wakil menteri keuangan (wamenkeu) setelah sebelumnya dicopot oleh eks Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Pelantikan Luky digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026) kemarin bersama sejumlah pejabat lainnya. Ini berdasarkan Keppres Nomor 104 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode Tahun 2024-2029.
Saat ditanya tentang kembalinya ke lingkaran strategis Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Luky mengaku kaget. Terlebih sebelumnya dia sempat vakum dari pekerjaannya sejak April 2026 setelah diberhentikan.
“Kalau ditanya perasaan saya campur aduk. Excited, tapi juga ada kagetnya, berat yang pasti ya, Pak Menteri. Kemarin saya ada masa hibernasi, Pak Menteri,” ucap Luky, Kamis (1/10/2026), dikutip CNN Indonesia.
Pihaknya mengaku belum memiliki program khusus karena posisi mereka sebagai pembantu Presiden dan Menteri Keuangan. Namun, dia dan wamenkeu lainnya menargetkan tiga fokus utama dalam waktu dekat, termasuk persiapan APBN 2027.
“Satu, bagaimana kita menjalani, menyelesaikan APBN 2026. Enggak kerasa sudah tanggal 1 Oktober, tinggal 3 bulan lagi. Yang kedua, bagaimana juga mempersiapkan pelaksanaan APBN 2027. Terakhir, bagaimana kita melakukan konsolidasi internal untuk terus mendorong reform, transformasi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Purbaya mengumumkan pencopotan Luky dari jabatannya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Anggaran pada 22 Apil 2026 lalu. Meski tidak disampaikan secara gamblang alasan pencopotan tersebut, muncul spekulasi mengenai biang kerok dalam skandal pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). (*)












