Tiga Desa di Nunukan Kalimantan Utara Disebut Masuk ke Wilayah Malaysia

Suryamedia.id – Tiga desa di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diklaim telah menjadi wilayah Malaysia. Adapun desa yang dikabarkan masuk ke Negeri Jiran tersebut di antaranya Desa Kabungalor, Desa Lipaga, dan Desa Tetagas.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi membuka suara. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan lebih dulu mengecek dan memastikan kondisi di lapangan, baru melakukan tindak lanjut.

“Nanti kita cari jalan keluar. Nanti kita cek di lapangan, kita diskusikan,” kata dia, Senin (26/1/2025), dikutip CNN Indonesia.

Sebelumnya, ketiga desa itu masih masuk dalam Outstanding Boundary Problem (OBP) atau sengketa wilayah Indonesia dengan Malaysia. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan maupun jalan keluar untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Sekretaris BNPP, Makhruzi Rahman dalam rapat kerja di Komisi II DPR, Rabu (21/1/2026) turut menyampaikan empat segmen masalah perbatasan antara Indonesia dan negara tetangga, termasuk sengketa wilayah di tiga desa tersebut.

Beberapa juga telah diselesaikan lewat nota kesepahaman yang diteken pada 21 November 2019. Selanjutnya, masalah perbatasan di Pulau Sebatik yang diselesaikan lewat Joint Indonesia-Malaysia ke-45 pada 18 Februari 2025.

Baca Juga :   Festival Sport Tourism di Perkampungan Budaya Betawi Berlangsung Hingga Besok

Serta, masalah perbatasan di tiga titik wilayah Kalimantan Barat, di Gunung Raya, Sibuhuan, dan Batu Aum, yang masih tahap survei.

“Terdapat tiga segmen OBP di sekitar sektor Barat, Kalimantan Barat yang belum kita tuntaskan, yaitu di D-400, OBP D-400, Gunung Raya, Sibuhuan, dan Batu Aum dalam tahap survei lapangan,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *