Sejumlah SPPG di Banda Aceh Tutup karena Terkendala Pencairan Dana

Suryamedia.id – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah wilayah Banda Aceh, Provinsi Aceh, menghentikan operasionalnya karena pengelola dapur MBG belum menerima dana dari pusat.

Penutupan sejumlah dapur MBG sudah dilakukan sejak Senin (8/6/2026) kemarin. Keputusan ini terpaksa diambil oleh lantaran dana yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur sudah habis, sedangkan dana pengganti belum dikirim ke rekening pengelola.

“Saldo dana belum dikirim, jadi dana utama yang dipakai untuk melaksanakan operasional dapur itu sudah tidak ada. Saat ini mereka masih menunggu top up dana dari BGN pusat,” kata Koordinator SPPG Wilayah Banda Aceh, Muhammad Reza, Senin (8/6/2026), dikutip CNN Indonesia.

Ia menjelaskan, dari 37 dapur MBG di Banda Aceh, tujuh titik telah menghentikan layanannya sementara. Sementara, 30 dapur MBG lainnya dinilai masih memiliki sisa dana untuk memenuhi kebutuhan operasional.

Diketahui, masalah serupa juga terjadi di sejumlah wilayah lainnya, seperti di Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 20 SPPG di Solo dan 31 SPPG di Brebes, Jawa Tengah, juga tak beroperasi karena terkendala pencairan dana hingga berdampak pada penyaluran program MBG ke penerima manfaat.

Baca Juga :   Menkes Tanyakan Soal Anggaran Kemenkes Lebih Sedikit Dibanding Kemendikbud

Sementara, sebanyak 195 dapur MBG di NTB berhenti beroperasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BGN Nanik S Deyang membantah isu penghentian penyaluran dana program MBG. Ia menyampaikan, pencairan dana tetap dilakukan, meski kemungkinan masih ada persoalan administratif dan teknis.

“Sebagian dari hoaks. Semua sudah dicairkan dari mulai Jumat,” kata Nanik, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, kendala pencarian yang dialami oleh sejumlah SPPG tersebut karena prosesnya memang bertahap. Ia menjelaskan, sebagian dana telah dicairkan pada Jumat, sementara pencairan berikutnya dilakukan pada Senin.

“Jadi memang ada beberapa yang apa namanya yang Jumat itu sudah dicairkan, yang Senin ini juga dicairkan,” ujarnya.

“Tadi kalau tidak salah kami dapat laporan Rp5 triliun ya dicairkan hari ini,” imbuh dia. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *