Suryamedia.id – Perekonomian Indonesia diklaim dalam posisi yang kuat. Hal ini berdasarkan inflasi yang terkendali, surplus perdagangan selama 70 bulan terakhir, serta kepercayaan konsumen.
Selain itu, sektor yang menunjukkan kinerja solid dipegang oleh sektor keuangan, tercermin dari pertumbuhan simpanan perbankan, serta ekspansi kredit. Sektor ini juga menciptakan lapangan kerja baru hingga 2 juta sepanjang tahun 2025.
Di sisi lain, sektor keuangan tetap menunjukkan kinerja yang solid, yang berlangsung stabil. Hal ini tercermin dari pertumbuhan simpanan perbankan, serta ekspansi kredit,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto baru-baru ini.
“Dan penciptaan lapangan kerja sepanjang tahun 2025 adalah 2,71 juta tenaga kerja baru,” lanjutnya.
Menurutnya, hal tersebut berimbas pada penurunan tingkat kemiskinan menjadi 8,25%, serta tingkat unemployment juga turun.
Hal ini juga sejalan dengan penguatan fundamental atas diplomasi ekonomi global Indonesia. Contohnya, Indonesia berpartisipasi aktif dalam forum global seperti IEU-CEPA, RCEP, I-EAEU CEPA, BRICS, G20, OECD, RCEP, ASEAN, dan CPTPP.
Pemerintah juga memperkuat kerja sama ekonomi bilateral Indonesia dengan berbagai negara mitra. Sejumlah perjanjian yang telah berhasil diselesaikan, antara lain dengan Jepang, Pakistan, Palestina, Chile, Australia, Mozambik, Korea, Iran, Peru, Kanada, dan Tunisia. (*)











