Menpar Widiyanti Buka Suara Mengenai Isu Menolak Rapat dengan Anggota DPR RI

Suryamedia.id – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana buka suara terkait isu menolak rapat dengan anggota Komisi VII DPR RI. Menurutnya, hal itu perlu diluruskan karena ia merasa tidak pernah menolak undangan rapat.

“Tidak benar. Ini yang harus saya luruskan. Jadi kami rapat itu diundang DPR sebagai mitra Komisi 7. Tidak ada soal saya menolak rapat,” kata Widi lewat unggahan media sosial Instagram, Jumat (23/1/2026).

“Bahkan, saya menyampaikan, ‘Bapak Ketua, saya sudah mengosongkan waktu saya, saya siap rapat sampai malam.’ Tapi ini tidak dikutip oleh media. Jadi banyak media yang menulis itu, tapi mereka tidak hadir di sana dan tidak paham konteksnya,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pembahasan saat rapat tersebut sangat banyak, sehingga pimpinan membagi dua sesi dan akan diteruskan pekan depan.

Sementara itu, mengenai dirinya disinggung oleh anggota DPR Saleh Daulay, sebenarnya peringatan tersebut ditujukan kepada seluruh peserta rapat. Sehingga, narasi dirinya sempat ditegur oleh anggota DPR RI kurang tepat.

Baca Juga :   Mengapa Poster ‘Peringatan Darurat’ Viral di Media Sosial?

“Dan pimpinan menjelaskan bahwa tugas Menteri dan anggota DPR adalah rapat, menurut beliau. Kalau nggak mau rapat, ya enggak usah jadi Menteri atau anggota DPR. Tapi ini message atau yang disampaikan Bapak Ketua, bukan kepada saya saja, tetapi kepada seluruh peserta rapat pada hari itu,” tuturnya.

“Saya ingin meluruskan framing yang mengatakan saya ‘disemprot’ dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI. Saya tegaskan bahwa hal itu tidak benar. Penjelasan ini saya sampaikan agar opini yang berkembang tidak menjadi liar dan dianggap sebagai kebenaran,” tulisnya dalam unggahan.

Sebelumnya, Ketua Komisi VII DPR Saleh Daulay yang meminta penjelasan soal laporan penghargaan-penghargaan yang diterima Kemenpar. Namun, seluruh jawabannya tidak boleh disampaikan secara tertulis.

“Kemarin sudah disepakati di rapat hari apa kita internal kan enggak boleh tertulis sekarang nih. Enggak apa-apa seminggu juga enggak apa-apa kan kalau ini kan yang gini-gini kan memang kerja kita rapat. Bu menteri kalau enggak mau rapat ya jangan jadi menteri juga,” tutur Saleh. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *