Suryamedia.id – Sejumlah negara di dunia turut terdampak dengan tarif impor Presiden AS, Donald Trump. Tak terkecuali negara di pulau terpencil, seperti Pulau Norfolk yang terletak 1.000 mil di timur laut Sydney, Australia.
Pulau Norfolk sendiri memiliki luas total pulau 13 mil persegi dan dihuni manusia dengan populasi sebanyak 2.188 orang. Menurut informasi, Trump memberikan tarif sebesar 29 persen untuk pulau tersebut, meski tidak ada ekspor ke Amerika.
“Sepengetahuan saya, kami tidak mengekspor apa pun ke Amerika Serikat,” kata perwakilan pemerintah Australia di pulau itu, George Plant, dikutip Associated Press, Kamis (3/4/2025).
“Kami tidak mengenakan tarif untuk apa pun. Saya juga tidak memikirkan hambatan non-tarif lainnya, jadi kami sangat bingung,” lanjutnya.
Tak hanya Pulau Norfolk, pulau-pulau terpencil di dekat Benua Antarktika juga jadi sasaran tarif Trump, termasuk sekelompok pulau vulkanik tandus yang tak berpenghuni di dekat Antarktika, seperti Pulau Heard dan Kepulauan McDonald.
Disebutkan bahwa wilayah tersebut merupakan area paling terpencil di Bumi dan hanya dihuni oleh penguin serta anjing laut. Meski tak dihuni manusia, Trump tetap mematok tarif pada pulau-pulau itu dengan bea sebesar 10 persen, dikutip dari The Independent.
Sebelumnya, Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal yang disebut dengan tarif ‘timbal balik’ terhadap sejumlah negara yang mengimpor produk-produknya ke AS. Tarif ini berdampak pada harga jual produk-produk tersebut di AS.
Tarif ini dikenakan berbeda-beda bagi tiap negara, serta mengenakan tarif universal sebesar 10 persen kepada seluruh negara. (*)











