Suryamedia.id – Masyarakat Indonesia turut mengapresiasi kerja keras Eko Yuli Irawan di Olimpiade Paris 2024. Meski atlet angkat besi tersebut gagal meraih medali, tagar #ThankYouMasEko di media sosial dibanjiri dengan ucapan terima kasih karena telah berjuang mewakili Indonesia.
Seperti yang diketahui, selama berkarir di cabang olahraga angkat besi tersebut Eko Yuli telah memberikan performa terbaik di berbagai ajang kompetisi internasional, serta mampu membawa 4 medali dalam 5 jang olimpiade.
“Perjalanan Mas Eko di #Paris2024 memang sudah berakhir, tapi jasanya terhadap angkat besi Indonesia sangat besar. 4 medali, 5 Olimpiade. 18 tahun berkarir di kancah dunia. One of the most decorated, best lifter of all time. Remember his name: Eko Yuli Irawan,” tulis akun @WeightliftingID di X.
Sebagai informasi, pertandingan cabor angkat besi putra 61kg Olimpiade Paris 2024 digelar di South Paris Arena 6, Rabu (7/8/2024) malam 20.00 WIB. Dalam tiga kali percobaan Angkatan snatch, Eko gagal di angkatan pertama 135 kg. Namun, ia berhasil di angkatan kedua dengan berat sama.
Di kesempatan itu pula Eko gagal meraih medali. Berdasarkan hasil terbaru, medali emas angkat besi 61 kg putra diperoleh Li Fabin dari China dengan catatan 310 kg. Sementara medali perak disabet oleh Theerapong Silaichai dari Thailand dengan catatan 303 kg dan medali perunggu direbut Morris Hampton dari Amerika Serikat dengan total angkatan 298 kg.
“Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia karena belum bisa memberikan medali. Tapi saya sudah mencoba untuk mengeluarkan semua kemampuan saya sampai titik darah terakhir,” ujar Eko dalam siaran pers Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Meski demikian, Indonesia masih berpeluang memperoleh medali dari Rizki Juniansyah yang tampil pada kelas 71kg dan atlet angkat besi putri Indonesia Nurul Akmal yang berjuang pada kelas 81kg. (*)












