Suryamedia.id – Akademisi dan pengamat politik, Rocky Gerung, dilantik sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) kemarin. Dengan demikian, ia resmi masuk ke lingkaran pemerintahan bersama dengan 25 anggota lainnya.
Rocky menegaskan bahwa tidak ada yang berubah dari sikap maupun pandangannya. Menurutnya, pelantikan hanya mengubah posisinya, dari luar pemerintahan ke dalam lembaga yang memberikan pertimbangan kepada Presiden.
“Ya kan cuma pindah, saya cuma pindah dari luar ke dalam. Sikap saya tetap, pandangan saya tetap, radical break. Udah,” kata Rocky, Jumat (2/10/2026), dikutip TribunNews.
Sebagai informasi, Rocky Gerung sebelumnya dikenal sebagai sosok yang aktif memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Penyampaiannya yang lugas dan tajam membuat dia sering kali mengundang kontroversi.
Saat ditanya mengenai alasan menerima tawaran menjadi Wantimpres, pihaknya mengatakan tidak ada alasan untuk menolak kesempatan yang diberikan. Menurutnya, posisinya sebagai Watimpres berbeda dengan jabatan teknis di pemerintahan.
“Alasan gua menolak apa?” ujar Rocky.
“Pesan khusus diberikan oleh Pak Presiden bahwa dewan pertimbangan punya kedudukan etis, bukan teknis,” lanjut dia.
Ia menjelaskan, Watimpres memiliki kedudukan etis yang berkaitan dengan pemberian pandangan terhadap dampak sebuah kebijakan, sekaligus melakukan evaluasi. Selain itu, memantau perkembangan politik dan kebudayaan.
“Apa itu kedudukan etis? Kemampuan untuk melihat ekses-ekses dari kebijakan dan memberi pertimbangan tentang arah dari kebijakan itu supaya sesuai dengan visi Presiden. Itu fungsi normatif dari dewan,” ujarnya.
“Tentu ada fungsi yang lebih politis, yaitu memonitor situasi politik, memonitor situasi kebudayaan. Jadi semua hal yang akan dibicarakan di dalam dewan didasarkan pada tanggung jawab etis dari masing-masing anggota,” lanjut dia.
Pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Presiden Prabowo juga melantik Pratikno sebagai Ketua Wantimpres, dan Hatta Rajasa menjadi Wakil Ketua. (*)






