Yuk, Cari Tahu Bahan Pembuat Medali pada Olimpiade Paris 2024!

Suryamedia.id – Sebuah kompetisi olahraga tidak lengkap tanpa adanya medali sebagai hadiah bagi pemenang. Termasuk Olimpiade Paris 2024 ini, ada sekitar 10.500 atlet dari berbagai negara berpartisipasi untuk memperebutkan medali dari 32 cabang olahraga yang terbagi dalam  329 pertandingan.

Medali yang diperebutkan dalam Olimpiade Paris 2024 ada 3 jenis, yakni medali emas, medali perak, dan medali perunggu. Meski perjuangan para atlet untuk meraih medali tersebut tidak dapat diukur, namun biaya yang dibutuhkan untuk membuat medali-medali tersebut turut diperhitungkan berdasarkan bahan pembuatnya.

Lantas, apa saja bahan pembuat dan berapa biaya masing-masing medali di ajang kompetisi Olimpiade 2024 yang sedang berlangsung di Paris, Prancis tersebut? Simak informasi berikut ini!

Bahan pembuatan medali Olimpiade Paris 2024

Dilansir dari Forbes, medali emas Olimpiade 2024 berukuran 85 milimeter dan tebal 9,2 milimeter. Sementara itu, bobotnya mencapai 529 gram, terdiri dari 6 gram emas murni sebagai pelapis medali, 95,4 persen terbuat dari perak (505 gram), dan 18 gram terdiri dari besi.

Baca Juga :   News Grafis : Gasak PSIP Pemalang, Persipa Pati Melaju ke Final Liga 3 Jateng

Untuk satu medali emas membutuhkan biaya setidaknya USD 950 atau Rp 15,41 juta (kurs dolar AS Rp16.225). Sementara itu, jika medali terbuat dari emas murni bisa menghabiskan sekitar USD 41.161,50 atau sekitar Rp 667,86 juta. Hal ini membuat medali emas murni terakhir dipersembahkan pada Olimpiade tahun 1912.

Lebih lanjut, medali perak Olimpiade Paris 2024 berbobot 525 gram, terdiri dari 507 gram perak dan 18 gram besi. Nilainya sekitar USD 486 atau sekitar Rp 7,88 juta. Sementara itu, medali perunggu berbobot 455 gram, terdiri dari 415,15 gram tembaga, 21,85 gram seng, dan 18 gram besi dengan nilai USD 13.

Ada besi dari Menara Eiffel

Ada hal menarik dari Olimpiade 2024 yang diselenggarakan di Paris, Prancis tersebut. Pasalnya, masing-masing medali yang biasanya dibuat dengan besi biasa, kali ini telah disematkan 18 gram logam yang diambil dari Menara Eiffel.

Menara Eiffel sendiri merupakan bangunan yang menjadi simbol Paris dan Prancis, dan telah diakui secara universal. Logam tersebut merupakan bagian monumen yang dipindahkan untuk memodernisasi lift pada abad ke-20. Logam itu dimurnikan di bengkel-bengkel di kota Pompey, Prancis timur melalui proses puddling. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *