Mengenal Stiff Person Syndrome yang Menyerang Celine Dion

Suryamedia.id – Beberapa waktu lalu penyanyi terkenal Celine Dion mengungkapkan bahwa dirinya menderita Stiff person syndrome (SPS).

SPS adalah penyakit langka yang memengaruhi sistem saraf. Dianggap langka karena yang mengalami kondisi ini adalah 1 dari 1 juta orang di dunia. Sindrom ini sering ditemui pada orang berusia antara 30 hingga 60 tahun.

Sebagaimana yang dialami Celine, SPS memiliki gejala kejang-kejang. Karena hal itu penyanyi tersebut bahkan kesulitan untuk bernyanyi.

“Kejang ini mempengaruhi setiap aspek kehidupan sehari-hari saya, terkadang menyebabkan kesulitan saat berjalan dan tidak memungkinkan saya menggunakan pita suara untuk bernyanyi seperti biasanya,” ungkap Celine.

Berdasarkan Institut Nasional Gangguan Neurologis dan Stroke Amerika Serikat, kejang yang dialami penderita SPS bukanlah kejang seperti umumnya, kejang yang dialami menghasilkan kekuatan yang cukup untuk mematahkan tulang.

“Sementara kami masih belajar tentang kondisi langka ini, kami sekarang tahu inilah yang menyebabkan semua kejang yang saya alami,” kata Celine Dion dalam akun Instagramnya.

Baca Juga :   Asal Istilah Cap Go Meh dan Sejarahnya

Demi bisa mengatasi penyakit ini, Celine pun harus menjalani berbagai terapi kedokteran untuk membangun kekuatan.

“Saya bekerja keras dengan terapis kedokteran olahraga saya setiap hari untuk membangun kembali kekuatan dan kemampuan saya untuk tampil lagi. Tapi aku harus mengakui itu adalah perjuangan,” ucapnya.

Kabar buruknya, SPS bagi perempuan berpengaruh lebih besar yaitu dua kali dibanding pria. Penyebab SPS sendiri belum diketahui, namun ada penelitian yang menyebut bahwa penyakit tersebut dipengaruhi respons autoimun yang salah di otak dan sumsum tulang belakang.

Beberapa gejala SPS selain kejang otot yng luar biasa yaitu otot kaku pada bagian batang tubuh (torso), lengan, dan kaki. Kemudian penderita tiba-tiba memiliki kepekaan yang lebih besar terhadap kebisingan, sentuhan, dan tekanan emosional.

Seiring waktu berjalan, penderita SPS bisa memiliki postur tubuh yang tidak normal, seperti sering membungkuk.

Saat penderita mengalami kepekaan yang lebih seperti misalnya pada suara, maka penderita SPS juga bisa menjadi takut keluar rumah karena banyak suara bising di luar.

Baca Juga :   Habis Nangis Semalaman, Begini Cara Menghilangkan Mata Sembap

Oleh karena itu, penderita SPS cenderung menunjukkan gejala depresi dan kecemasan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menarik Dibaca