Pati, Suryamedia.id – Munculnya subvarian Covid-19 jenis baru yaitu XBB menjadikan masyarakat kembali harus waspada.
Pasalnya, subvarian Covid-19 XBB menunjukkan kemampuan transmisi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Covid-19 subvarian yang lainnya. Baik itu BA.4, BA.5 maupun subvarian BA.1 dan BA.2.
Secara gejala, subvarian baru ini memiliki kemiripan dengan Covid-19 jenis lainnya yaitu demam atau menggigil, batuk,sesak napas, badan lemas, nyeri otot, sakit kepala, kehilangan indera perasa atau penciuman, sakit tenggorokan, pilek atau hidung tersumbat, mual, hingga diare.
Menteri Kesahatan Indonesia telah meminta masyarakat untuk berhati-hati dengan subvarian ini.
Sedangkan di Kabupaten Pati sendiri, munculnya subvarian baru Covid-19 ini juga menjadi perhatian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati.
Muntamah selaku Anggota Komisi D DPRD Pati mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dengan Covid-19.
“Jangan sampai lengah dan berasumsi bahwa virus Covid-19 sudah hilang,” pungkas Muntamah.
Ia pun mengharapkan masyarakat Kabupaten Pati untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Mengingat Covid-19 masih berpotensi melakukan mutasi dan muncul varian baru.
“Mengingat mutasi varian baru masih berpotensi terjadi,” ujarnya kepada tim Suryamedia.id.
Sebagai informasi, Juru bicara Satgas Covid-19 sempat mengungkapkan bahwa kasus positif, aktif dan kematian karena Covid-19 meningkat dua kali lipat.
Kasus positif masuk pada jumlah 30 ribu kasus dalam sepekan terakhir berbanding dengan 12-19 ribu kasus pada 6 pekan lalu. (adv)












