Permudah Layanan Bikin NIB di Klaster Kecamatan, DPMPTSP Pati Canangkan Si Dalang

Pati, Suryamedia.id – Permudah masyarakat untuk mengurus nomor induk berusaha (NIB), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pati melakukan pendekatan layanan jemput bola ke lintas kecamatan.

Inovasi pelayanan perizinan ini disebut Si Dalang, “Siap Datang Melayani dengan Senang”.

Berdasarkan pemaparan Sekretaris DPMPTSP Pati, Mimpi Arde Aria melalui pelayanan ini DPMPTSP langsung datang pelaku usaha untuk mendampingi pengurusan NIB-nya.

Layanan ini otomatis mampu mengurangi waktu tunggu selesai nya izin, memudahkan pemohon, pengurusannya lebih efektif dan efisien.

“Kita sudah sosialisasi kecamatan. Ada kegiatan Si Dalang, siap datang melayani dengan senang. Kita jemput bola dihadirkan juga bisa,” kata Mimpi saat diwawancara Mitrapost.com saat acara Sunday Morning Service (SMS) belum lama ini.

Hingga kini program Si Dalang telah menyasar ke lima kecamatan diantaranya, Cluwak, Tambakromo, Gabus, Margoyoso, dan Dukuhseti dan akan terus ditambah secara bertahap.

Bagi para pengusaha yang ingin mendapatkan layanan Si Dalang bisa menghubungi kontak layanan DPMPTSP di (0295) 381196. Atau melalui akun sosial media DPMPTSP Pati di Facebook dan Instagram.

Baca Juga :   Potensi dan Dinamika Budidaya Porang di Pati

Si Dalang juga siap mendatangi klaster atau kelompok kegiatan, industri, dan kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Misal ada klaster kumpul berkegiatan kita juga siap datang. bisa menghubungi kontak layanan. Kita juga ada di IG, di Facebook,” imbuhnya.

Program Si Dalang merupakan salah satu penunjang pelaksanaan peraturan pemerintah No. 5 Tahun 2021 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.

Sekaligus mempermudah masyarakat pemilik usaha yang kurang paham teknologi dalam mengakses Online Single Submission (OSS).

“Sesuai program pak presiden kita bagikan NIB ke masyarakat. Harapan kami kita bisa menjaring klaster UMKM tingkat bawah, klaster besar sampai kecil DI 21 kecamatan,” tandas Mimpi. (adv)

Penulis: Moh Anwar |Editor: Agriantika Fallent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *