Suryamedia.id – Film asal Korea Selatan, Cyber Hell: Exposing an Internet Horror menjadi film dengan tema cybercrime yang wajib Anda tonton.
Film ini menjadi menarik karena mengangkat tema mengenai kejahatan seks via internet. Cerita yang disuguhkan menjadi sangat relate dengan apa yang terjadi di zaman sekarang. Di mana, era digital turut membawa para pelaku kejahatan melancarkan aksinya via internet.
Berikut ini fakta menarik film Cyber Hell yang wajib kamu tahu.
Pertama, merupakan film documenter. Mungkin Anda berfikir ini adalah film fiksi. Namun sebenarnya film ini adalah film dokumenter yang disajikan dengan gaya kriminal. Film ini menyajikan fakta dan kisah nyata tentang bagaimana konten asusila tersebar via internet di Korea Selatan pada tahun 2020 lalu.
Korea Selatan memang terkenal cukup rentan terjadi tindakan asusila. Beberapa wanita kantoran di Korea Selatan bahkan merasakan cemas berada di toilet umum. Karena mereka takut ada kamera tersembunyi yang diselipkan di sana.
Bahkan beberapa kasus juga menunjukkan ada kamera tersembunyi yang diselipkan pada barang yang dihadiahkan dari seseorang.
Kedua, berisi kisah nyata. Film ini berisi kisah nyata mengenai Pelaku penyebaran konten asusila di Korea Selatan yang bernama Cho Ju Bin alias Baksa dan Moon Hyung Wook alias Godgod.
Orang yang menjadi korban kasus ini rata-rata masih di bawah umur. Mereka dipaksa untuk mengirimkan foto dan video tidak senonoh mereka.
Baksa dan Godgod yang menerima konten tersebut kemudian menyebarkannya melalui chat room yang berisi puluhan ribu anggota. Untuk menikmati konten yang disediakan, sebanyak lebih dari 60 ribu anggota Nth Room diharuskan untuk membayar.
Film ini juga memperlihatkan bagaimana polisi berusaha meringkus para pelaku kejahatan tersebut.
Ketiga, digarap oleh sutradara populer. Film ini disutradarai oleh Jin Seong Choi yang diketahui telah menggarap berbagai film documenter sejak 2001.
Oleh karena itu, kualitas film ini sudah tidak diragukan lagi. Film documenter yang juga pernah digarap Jin Seong Choi yaitu The Reservoir Game.
Keempat, mengambil sudut pandang seorang jurnalis. Film ini digambarkan bukan dari sisi korban, melainkan dari sudut pandang seorang jurnalis. Di mana pada awalnya ia menganggap kasus tersebut adalah kasus biasa.
Namun, kemudian ia tahu bahwa itu bukan kasus yang umum terjadi. Para penonton akan dibuat bersimpati dengan cara penceritaan storytelling yang disajikan.
Demikian fakta menarik film Cyber Hell: Exposing an Internet Horror yang perlu kamu tahu. (*)






