Pemerintah Pakistan Berlakukan WFH Hingga Potong Gaji Pejabat Buntut Gangguan Pasokan Energi Global

Suryamedia.id – Sejumlah negara yang bergantung ekspor energi dari Timur Tengah mulai mengambil langkah untuk mengurangi dampak pasokan energi.

Diketahui, saat ini, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Arab Saudi, dan Kuwait menghentikan produksi minyaknya buntut perang antara Iran dengan Israel-Amerika Serikat (AS) selama seminggu terakhir, hingga pengamanan super ketat Selat Hormuz

“Serangan-serangan ini telah menimbulkan ancaman besar bagi seluruh wilayah,” kata Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Kamis (12/3/2026), menurut laporan MIddle East Eye.

Ia juga memberikan imbauan work from home terhadap 50 persen pekerja di sektor publik maupun swasta. Selain itu, institusi pendidikan juga diimbau melakukan kegiatan belajar-mengajar daring. Meski demikian, mekanisme ini dikecualikan bagi pekerja di layanan pertanian dan perbankan.

Selain itu, pengeluaran pemerintah akan dipangkas sebesar 20 persen, termasuk pelarangan pembelian aset besar. Penggunaan kendaraan dinas juga akan dikurangi sebesar 60 persen selama dua bulan ke depan, serta tunjangan bahan bakar kendaraan juga dipangkas separuh.

Baca Juga :   Melakukan Penembakan, Rapper Rocky ASAP Kekasih Rihana Ditangkap Polisi

Selain itu, pejabat pemerintah yang berpenghasilan lebih dari 300 ribu rupee atau sekitar Rp18 juta akan dikenakan potongan dua bulan gaji. Sementara, menteri dan penasihat tidak akan menerima gaji selama dua bulan, serta anggota parlemen gajinya dipotong sebesar 25 persen.

Seluruh anggota legislatif juga dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri. Serta, pelarangan acara buka puasa bersama maupun jamuan makan malam dan pesta lainnya.

Jika kondisi negara terdampak semakin buruk, pemerintah juga akan mengambil langkah-langkah efisiensi lainnya. Termasuk, mematikan papan iklan toko, bioskop, bisnis, dan operasional SPBU hingga pukul 10 malam.

“Jika situasinya memburuk, pemerintah dapat mempertimbangkan langkah-langkah lain termasuk mematikan papan iklan di toko, bioskop dan bisnis, serta menutup SPBU pada pukul 10 malam,” kata pemerintah dalam sebuah pernyataan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menarik Dibaca