3 Anak Usaha Pertamina Bakal Dimerger Agar Selaras dengan Danantara

Suryamedia.id – Tiga anak usaha PT Pertamina (Persero) direncanakan akan dilakukan merger atau penggabungan usaha. Perusahaan-perusahaan tersebut di antaranya Pertamina Patra Niaga (PPN), Kilang Pertamina Internasional (KPI), Pertamina International Shipping (PIS).

Rencana tersebut disampaikan saat pertemuan pihak Pertamina dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Jumat (9/1/2026). Wacana ini sebelumnya sempat mencuat sejak akhir tahun lalu hingga awal tahun 2026 ini.

“Ada beberapa poin yang perlu dibahas, laporan. (Tentang) rencana integrasi bisnis hilir kita integrasi,” kata ujar Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, dikutip CNN Indonesia.

“Jadi kita kan akan menggabungkan KPI, PPN dan PIS,” imbuhnya.

Adapun tujuan penggabungan tiga anak usaha ini agar selaras dengan arah BPI Danantara. Pasalnya, kondisi pasar minyak gas global saat ini sedang tak menentu dan laba salah satu perusahaan menurun, sementara produksi terus meningkat.

Selain rencana merger anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut, pihaknya juga membahas insentif sektor minyak dan gas (migas) tahun 2026 dengan Menkeu Purbaya.

Baca Juga :   Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Melemah, Pemerintah Bakal Berikan Stimulus

“Iya, termasuk (pembahasan tarif insentif migas),” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Purbaya telah menyetujui usulan BPI Danantara terkait keringan pajak bagi BUMN. Hanya saja, pemberian insentif akan berlaku bagi proses aksi korporasi yang dilakukan dalam waktu 3 tahun mendatang.

“Kalau yang dulu-dulu itu tidak berlaku, tetap dikenakan (seperti biasa). Sekarang danantara baru ini ke depan kita akan lihat, hanya 3 tahun ke depan dikasihnya,” ujar Purbaya, Senin (8/12/2025). (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *