Suryamedia.id – Sebanyak 12 orang dilantik sebagai tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.
Di antaranya ada Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto yang juga dikenal sebagai anak Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun. Selain itu, ada pula Frank Alexander Hutapea atau anak dari pengacara Hotman Paris Hutapea.
Mereka dilantik di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat pada Kamis (15/1/2025) lalu oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Adapun tenaga ahli DPN memiliki fungsi dalam menyampaikan masukan dan rekomendasi sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Dalam mekanismenya, tenaga ahli menyampaikan masukan dan rekomendasi melalui forum dan tata kerja Dewan Pertahanan Nasional sesuai struktur yang berlaku,” kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyebutkan, Minggu (18/1/2025), dikutip CNN Indonesia.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa para tenaga ahli yang baru saja dilantik dipilih berdasarkan kemampuan masing-masing, bukan karena faktor latar belakang keluarga.
“Tidak dikaitkan dengan latar belakang keluarga maupun faktor non-institusional lainnya,” kata Rico.
Mereka akan berkontribusi dalam pemikiran strategis di bidang pertahan, mulai dari perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi untuk memperkaya kajian DPN.
Hasil pemikiran tersebut nantinya menjadi bahan pertimbangan kolektif pimpinan dewan, termasuk Menteri Pertahanan. Dengan demikian, keputusan tetap berada dalam koridor kelembagaan dan kepentingan strategis pertahanan negara. (*)







