Waspadai DBD, Dewan Ingatkan Masyarakat Lakukan 3M

Pati, Suryamedia.id – Sejauh ini, penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD di Kabupaten Pati sangat meresahkan masyarakat. Bahkan di bulan Januari hingga Februari, kasus DBD mencapai 95 orang yang terdiagnosa dan 1 meninggal dunia.

Guna mengantisipasi penyakit DBD, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati sekaligus Politisi Partai Demokrat, Joni Kurnianto meminta masyarakat Pati mewaspadai penyebaran nyamuk Aedes Aegypti.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara melakukan 3M yang terdiri dari Menguras, Menutup dan Mengubur. Hal tersebut berguna untuk mengurangi perkembangan nyamuk Aedes Aegypti.

Ciri-ciri seseorang yang terkena DBD di badan akan terasa lemas dan panas yang cukup tinggi. Sedangkan pada anak akan muncul bintik-bintik merah dan nyeri sendi.

“Penyakit ini luar biasa. Dikirain panas biasa, ternyata demam berdarah. Kalau begitu lemas, baru kelihatan itu bahaya,” ucap Joni Kurnianto.

Lebih lanjut, Joni mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk tanggap dalam melakukan pencegahan penyakit DBD.

Baca Juga :   Komisi D Sarankan Pemkab Cianjur Berikan Pelayanan Kesehatan Maksimal Bagi Korban Gempa

“(Kita) di pemerintahan harus tanggap. Kita juga sering mempermasalahkan ini. Khawatirnya di masyarakat yang SDM-nya rendah, mereka tidak tahu gejala awal DBD itu seperti apa,” jelasnya.

Kasus DBD saat ini memang menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati dan seluruh Puskesmas untuk melakukan pencegahan sedini mungkin. Sehingga tidak ada kasus DBD yang lainnya. (Adv)

 

Penulis: Ilham Wiji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *