Suryamedia.id – Pembangunan Sekolah Rakyat ditargetkan mencapai 500 unit sampai dengan tahun 2029 mendatang.
“Sasaran kita adalah 500 sekolah rakyat sampai 2029, Insya Allah akan tercapai,” kata Presiden RI Prabowo Subianto, Senin (12/1/2025), dikutip CNN Indonesia.
Setiap sekolah tersebut akan diisi sekitar seribu murid, sehingga total ada 500 ribu pelajar dari golongan miskin dan miskin ekstrem yang bisa mengenyam pendidikan layak di seluruh Indonesia. Harapannya, persoalan kemiskinan di tanah air ini bisa teratasi.
“Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya Tahun 2029 bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem desil 1 dan 2 bisa kita ubah nasibnya, kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Saya percaya itu bisa terjadi,” ujarnya.
Diketahui, saat ini, sudah ada 15 ribu murid yang melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat. Jumlah ini akan ditingkatkan menjadi 30 ribu dalam waktu dekat.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka. Program ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem pada Desil 1 dan 2 DTSEN.
Sehingga, program Sekolah Rakyat ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi.
Pada tahun 2025, sebanyak 166 titik lokasi Sekolah Rakyat Rintisan telah beroperasi dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, sekolah rintisan tersebut telah menampung 14.846 siswa dan didukung oleh 2.218 guru serta 4.889 tenaga kependidikan. (*)












