Pelaku Nekat Habisi Nyawa Anak Politikus Cilegon karena Tertekan Faktor Ekonomi

Suryamedia.id – Motif pelaku pembunuhan anak politikus di Cilegon, Banten, HA (30) melakukan tindak kriminal karena tertekan faktor ekonomi. Hal tersebut dialaminya setelah rugi ratusan juta rupiah usai bermain kripto.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Dian Setyawan mengatakan bahwa niat tersebut pernah disampaikan kepada istrinya. Hal ini disampaikan pada pagi hari sebelum aksi pembunuhan pada 16 Desember 2025 lalu.

“Bahkan yang bersangkutan sempat curhat dengan istrinya, ditemukan penyidik dalam chat handphone pelaku dengan istrinya ‘Apabila keadaan semakin amblas’ bahasanya ya, yang bersangkutan akan melakukan tindak kriminal,” kata dia, dikutip Kompas.

Diketahui, pelaku bermain saham kripto dengan modal awal Rp400 juta dari tabungan bersama dengan istrinya. Ia sempat mendapatkan untung sebanyak Rp4 miliar, namun merasa belum puas, sehingga memutuskan untuk mencoba main lagi dan rugi.

“Dari Rp400 juta ini dimainkan berkembang sampai mendatangkan keuntungan senilai Rp4 miliar,” kata Dian, dikutip Detik.

“Dimainkan lagi sehingga yang bersangkutan kalah, adapun akun yang digunakan yaitu melalui aplikasi,” lanjut dia.

Baca Juga :   Motif Cemburu, Pria di Demak Bunuh Kekasih

Selanjutnya, pelaku juga meminjam uang dari bank sebesar Rp700 juta, pinjam dari koperasi tempat pelaku bekerja sebesar Rp70 juta, dan meminjam dari pinjaman online (pinjol) sebesar Rp50 juta. Uang tersebut digunakan untuk bermain kripto, namun lagi-lagi HA mengalami kerugian.

“Tujuannya apa untuk main kripto lagi, tapi hasil yang diperoleh kalah kembali,” sambungnya.

Sebelumnya, seorang anak politikus di Cilegon ditemukan tewas dibunuh di rumahnya pada 16 Desember 2025. Saat penemuan jasadnya, korban 9 tahun itu ditemukan 19 luka di sekujur tubuhnya karena senjata tajam dan tumpul. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *