Suryamedia.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berjalan normal secara serempak mulai 8 Januari 2026. Sementara, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diinstruksikan melakukan persiapan mulai tanggal 2 hingga 7 Janurari 2026.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua BGN Dadan Hindayana yang menyebutkan tahap persiapan meliputi kemampuan dan operasional dapur, distribusi, sumber daya manusia, serta penguatan standar keamanan pangan.
Sementara ini, penyaluran MBG harus menyesuaikan dengan kondisi di lapangan maupun penerima manfaat. Pihaknya memastikan layanan tersedia bagi pihak-pihak yang membutuhkan, termasuk kelompok yang menjadi prioritas.
“Untuk anak sekolah sifatnya opsional. Jika ada yang tidak memungkinkan mengambil atau dikirim karena alasan teknis, atau sedang berlibur, itu tidak menjadi masalah,” kata dia, dikutip CNN Indonesia.
“Namun bagi yang membutuhkan, layanan tetap kami berikan,” lanjut dia.
Pelaksanaan MBG pada akhir 2025 masih berlangsung hingga tanggal 31 Desember 2025, terutama bagi kelompok rentan. Di antaranya batita atau bayi dibawah tiga tahun yang memiliki masa golden time untuk pertumbuhan.
Menurut Dadan, intervensi pemenuhan gizi bagi kelompok rentan tak boleh terputus.
“Intervensi pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita adalah bagian yang sangat penting dan tidak boleh terputus,” lanjut dia. (*)











