BPI Danantara Bicara Soal Merger GoTo-Grab

Suryamedia.id – Ramai kabar dua perusahaan transportasi daring bakal di-merger, yakni PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan Grab. Proses ini disebut melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Menanggapi hal tersebut, Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu proses yang berjalan. Sementara, pihaknya belum bisa berkomentar lebih banyak.

“Mereka sedang berjalan dulu ya, biarkan dulu itu berjalan lah,” kata dia, Rabu (26/11/2025), seperti dikutip Detik.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan keterlibatan Danantara, sebagai induk BUMN, dalam proses merger antara GoTo-Grab. Diketahui, Telkom dan PT Telekomunikasi Selular Indonesia (Telkomsel), berinvestasi sekitar Rp6,4 triliun pada GoTo.

“Danantara juga ikut terlibat di situ karena ada proses korporasinya juga yang menjadi bagian dari yang dibicarakan gitu. Makanya minta tolong sabar dulu,” ungkap Prasetyo beberapa waktu lalu.

Reuters melaporkan adanya rencana Grab Holdings Ltd, perusahaan berbasis di Singapura, untuk mengakuisisi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Kesepakatan akuisisi tersebut disebut tercapai pada kuartal kedua tahun 2025.

Baca Juga :   Tenaga Honorer K2 di Bandung Jadi Prioritas Pengangkatan PPPK

Namun, upaya akuisisi tersebut menemui kendala regulasi dari pemerintah Indonesia. Hal ini disebut menimbulkan ketidakpastian atas kelanjutan penggabungan dua perusahaan. Setelahnya, Pemerintah Indonesia disebut telah mengajukan persyaratan agar rencana merger ini bisa berjalan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *