Suryamedia.id – Penyanyi asal Kanada, Shawn Mendes memutuskan untuk membatalkan jadwal tur dunianya karena alasan ingin berfokus pada kesehatan mentalnya.
Shawn Mendes juga sempat menunda jadwal turnya di berbagai kota, meski kemudian digelar dalam waktu yang berbeda.
Tapi ia terus mengalami kesehatan mental yang buruk, hingga akhirnya ia tak mampu melakukan semua jadwal konsernya di Amerika Serikat dan negara-negara lainnya.
Emosi dan mentalnya memburuk karena ia kesulitan beradaptasi menjalani tur yang mengharuskannya terus berpindah-pindah kota dalam waktu yang singkat.
Shawn Mendes juga mengabarkan mengenai kondisinya ini melalui unggahan Instagramnya @shawnmendes.
“Menjadi lebih jelas bahwa saya perlu meluangkan waktu yang tidak pernah saya ambil secara pribadi, untuk membumi dan kembali lebih kuat,” ungkapnya.
Ia pun berjanji kepada para penggemar akan segera kembali begitu ia menyelesaikan penyembuhannya.
“Saya tahu Anda semua telah menunggu begitu lama untuk melihat pertunjukan ini, dan hati saya hancur untuk mengatakan ini kepada Anda, tetapi saya berjanji akan kembali segera setelah saya mengambil waktu yang tepat untuk sembuh,” katanya.
“Saya mencintai kalian semua dan terima kasih banyak untuk mendukung saya dan tetap bersama saya dalam perjalanan ini,” lanjutnya.
Hal ini dilakukan Shawn Mendes setelah melakukan diskusi lebih jauh dengan timnya dan sekelompok profesional kesehatan.
Tur yang dibatalkan ini seharusnya akan menjadi penampilan pertamanya usai lama vakum karena pandemi.
Namun meski ini adalah kabar buruk bagi penggemar, mereka tetap mendukung keputusan yang diambil Shawn Mendes.
Mereka juga merasa bangga karena idolnya itu mau bersikap jujur dan terbuka mengenai kondisi kesehatan mentalnya.
Sebelumnya, Shawn Mendes juga pernah berbagi mengenai gejala gangguan mental yang ia alami kepada publik.
“Kadang-kadang saya benar-benar tidak peduli apa yang orang pikirkan dan saya merasa bebas. sebagian besar waktu itu adalah perjuangan,” curhatnya saat itu melalui cuitan Twitter.
Ia juga pernah mengatakan bingung harus menghubungi siapa saat dalam kondisi tidak baik-baik saja.
“Siapa yang harus kutelepon saat aku, seperti, dalam serangan panik? Siapa yang harus kutelepon saat aku, seperti, sedang gelisah?” ucapnya dalam video yang diunggah di Instagram.
“Sekarang aku merasa seperti akhirnya, aku benar-benar sendiri, dan aku benci itu,” lanjutnya.
Namun meski ia banyak mengungkapkan mengenai kondisinya, hingga kini ia tak mengungkapkan penyakit mental apa yang ia derita. (*)






