Suryamedia.id – Lukisan legendaris Mona Lisa milik Leonardo da Vinci yang berada di Museum Louvre Prancis dilempar kue oleh salah satu pengunjung.
Menurut saksi yang melihat, pelaku pelemparan merupakan seorang pria yang menyamar menjadi nenek-nenek dengan wig dan memakai kursi roda.
Pria tersebut mengejutkan pengunjung lain karena tiba-tiba saja berdiri mendekati lukisan dan kemudian melemparnya dengan kue. Petugas yang bertanggung jawab atas keamanan museum kemudian menariknya keluar.
Lukisan Mona Lisa sendiri hanya kotor di bagian luarnya karena terlindungi dengan kaca. Lukisan yang dibuat Leonardo da Vinci sekitar tahun 1503-1519 ini kemudian dibersihkan dari krim-krim yang menempel.
Meskipun ruangan tersebut merupakan ruangan yang sulit diakses oleh sembarang orang, namun faktanya kejadian semacam ini bukan yang pertama kalinya terjadi.
Sebelumnya, lukisan Mona Lisa juga mengalami perusakan sebanyak empat kali. Perusakan dua kali terjadi pada tahun 1956, lalu sekali pada tahun 1974, dan sekali pada tahun 2009.
Perusakan pertama, dilakukan pelaku dengan asam. Di mana pada saat itu lukisan masih berada di Montauban, Prancis. Lalu perusakan kedua dilakukan dengan melempar batu.
Pada tahun 1974, di mana lukisan berada di Museum Nasional Tokyo. Kala itu seorang wanita menyemprotkan cat merah karena merasa tidak senang dengan kebijakan museum kepada kaum disabilitas.
Dan kemudian tahun 2009 lukisan ini kembali mengalami penyerangan dari wanita Rusia yang ditolak kewarganegaraan Prancisnya. Ia melempar lukisan tersebut dengan terakota. Saat itu lukisan sudah berada di Lourve, Paris. (*)






