Belajar menerima demi Kesehatan Mental
Menerima apapun yang terjadi dengan ikhlas, dan berusaha bangkit dari keterpurukan. Menurut penelitian dengan cara ikhlas dan menerima kita mampu menjadi pribadi yang memiliki mental kuat.
Bersabar dan memaafkan diri
Sabar adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan mental. Memaafkan dapat meningkatkan hubungan baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Jangan mengungkit dan menyesali masalah yang sudah berlalu, kita harus bisa menerima dan memperbaiki kesalahan yang telah terjadi.
Komunikasi dengan keluarga
Meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan keluarga, sahabat, teman atau rekan kerja. Komunikasi ini bisa dalam bentuk apapun, yaitu dengan cara mengirim pesan singkat, telepon dan video call. Dengan komunikasi ini kita bisa menceritakan kekhawatiran dan kecemasan yang dirasakan
Sibukkan diri dengan berbagai aktivitas
Menyibukan diri merukapan hal yang dapat di lakukan ketika karantina, misalnya memasak dengan memasak kita juga bisa mendapat pemasukan dengan cara menjual makanan secara online. Membaca buku atau menonton film juga bisa menjadi sarana untuk menyibukkan diri dan melupakan masalah sejenak.
Rasa cemas memang tidak bisa dielakkan keberadaannya dan menjadi beban bagi diri. dengan alasan itu kita bisa menerapkan cara – cara menjaga kesehatan mental. Mencoba untuk selalu berpikir positif dan bersyukur.












